Tampilkan postingan dengan label Resume Manajemen Pemasaran Jasa Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Resume Manajemen Pemasaran Jasa Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 Juni 2014

Perilaku Organisasi ( CONSUMER BEHAVIOUR)



Jum’at, 6 Juni 2014

CONSUMER BEHAVIOUR  (PERILAKU KONSUMEN)
David L. Loudon and Albert J. Della Bitta (1984: 6)
Sebagai proses pengambilan keputusan dan aktivitas individu secara fisik yang dilibatkan dalam proses mengevaluasi, memperoleh, menggunakan atau dapat mempergunakan barang-barang dan jasa.
Gerald Zaltman, Melanie wallendorf
Tindakan-tindakan, proses, dn hubungan sosial yang diakukan indvidu, kelompok, dan organisasi dalam mendapatkan, menggunakan suatu produk dan lainnya sebagai suatu akibat dari engalamannnya dengan produk, layanan.
Kesimpulantindakan2 yg dilakukan olh individu, kelompok atau organisasi yang berhubungan dnegan proses pengambilan keputusan alam mendapatkan, menggunakan, barang- barang dengan nilai ekonomi.
Kebutuhan konsumen
Kebutuhan dan perilaku:
Hierarki kebutuhan berdasarkan teori Abraham Maslow
1.     Kebutuhan fisiologis
2.    Kebutuhan rasa aman
3.    Kebutuhan untuk merasa memiliki
4.    Kebutuhan akan harga diri
5.    Kebutuhan untuk mengaktualisasi diri
Kebutuhan David McClelland
Tiga macam kebutuhan manusia:
1.     Need for achievement
2.    Need for affiliation
3.    Need of power
Pengertian motif dan motivasi menurut Abraham Sperling:
Motif disdefinisikan sebagai kecenderungan untuk beraktivitas, dimulai dari dorongan dalam diri (drive) dan diakhiri dengan penyesuaian diri.

Willian J. Stanton
Suatu motif adalah kebutuhan yang distimulasi yang dicari oleh individu yang berorientasi pada rujukan untuk mencapai rasa puas.
Teori- teori motivasi
1.     Teori insting
2.    Teori drive
Motivasi seseorang sangat dtentukan oleh kebutuhan dalam dirinya (drive) dan faktor kebiasaan (habit) pengalaman belajar sebelumya.
3.    Teori lapangan
Perilaku merupakan suatu fungsi dari lapangan pada momen waktu.
Perilaku itu merupakan fungsi dari seseorang dengan lingungannya.
4.    Teori prestasi dan motif- motif sosial
5.    Bahwa perilaku tidaklah hanya merupakan proses kognitif saja, tetapi juga mrupakan fungsi dari lingkungan sosial.
Faktor- faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen
1.     Kekuatan sosial budaya
2.    Kekuatan faktor psikologis
3.    Faktor sikap dan keyakinan
4.    Konsep diri (diri fisik, diri sosial, diri moral).
Total fitur dan karakteristik suatu produk atau jasa yang dapat mempengaruhi kemampuan produk untuk memuaskan keingnan pelanggan sesuai kebutuhan.
Total Quality Management (TQM)
Kegiatan yang menyeluruh dalam suatu organisasi dan seacar terus-menerus selalu memperbaiki kualitas dari semua aktivitas yang ada dalam organisasi .
-          Proses produksi
-          Kemampuan produk
-          Layanan konsumen
-          Sistem dan manajemen
-          Teknologi dan informasi
-          Responsive keluhan pelanggan
-          Jaringan komunikasi

A.   Berfokus pada pemuasan pelanggan
B.    Melakukan perbaikan berkesinambungan
C.    Melibatkan seluruh potensi organisasi/ sumberdaya
Pengukuran kepuasan pelanggan
1.     Sistem keluhan dan saran : berorientasi pelanggan, menampung saran dan keluhan pelanggan, komunikasi dua arah secara tepat.
2.    Survey kepuasan pelanggan : survey kepuasan konsumen secara berkala, meneliti kepuasan secaralangsung, merespon keinginan pelanggan.
3.    Belanja konsumen misterius: mengkaji kelemahan produk pesaing, menguji kelebihan layanan pesaing, menggali informasi pesaing di lapangan.
4.    Analisis yang berhenti, menggali dan memantau alasan hilangnya pelanggan.

Tanggung jawab pemasar:
1.     Dalam bidang promosi
2.    Dalam bidang Distribusi
3.    Dalam bidang penetapan harga
4.    Dalam bidnag riset pemasaran
5.    Hubungan organisasional
Prinsip kebijakan public terhadap pemasaran
1.     Prinsip kebebasan konsumen dan produsen
2.    Prinsip mengendalkan bahaya potensial
3.    Prinsip memenuhi kebutuhan dasar
4.    Prinsip efisiensi ekonomis
5.    Prinsip inovasi
6.    Prinsip pendidikan dan informasi konsumen
7.    Prinsip perlindungan konsumen

Kamis, 22 Mei 2014

Mengembangkan dan Mengelola Program Iklan


Resume perkuliahan Manajemen Pendidikan Jasa Pendidikan, pada tanggal 20 Mei 2014, berteepatan dengan 106 tahun peringatan Hari Kebangkitan Nasional.
Materi kali ini adalah mengembangkan dan mengelola program iklan, yang dijelaskan oleh Bapak Amril Muhammad selaku dosen Manajemen Pemasaran Jasa Pendidikan.


Mengembangkan dan Mengelola Program Iklan
 
Periklanan (Advertising) adalah semua bentuk terbayar atas presentasi nonpribadi dan promosi id, barang atau jasa oleh sponsor yang jelas.
Dalam mengembangkanprogram iklan, manajer perusahaan harus selalu mulai dengan mengidentifikasi pasar sasaran dan motif pembeli, lalu menggunakan lima keputusan utama (“lima M”).
LIMA M IKLAN
1.     (Mission) Misi: tujuan penjualan, tujuan iklan
2.    (Money) Uang: faktor-faktor yag harus dipertimbangkan
Tahap- tahap dalam PLC:
-      Promosi pasar dan bisnis konsumen
-      Persaingan dari konsumen
-      Frekuensi iklan
-      Kemampuan penggantian produk
3.    Message (Pesan) : bagaimana proses pembentukkan pesan, evaluasi dan pemulihan pesan, pelaksanaan pesan, review pesan atas tanggung jawab sosial.
4.    Media :
- Jangkauan media, frekuensi, dampak.
- Sarana media khusus
- Penetapan waktu media
- Alokasi media geografis
5.    Measurement: Dampak komunikasi, dampak penjualan.

A.   Menentukan Tujuan
Yakni tugas komunikasi khusus dan tigkat pencapaian yang harus dicapai dengan pemiras tertentu dalam jangka waktu tertentu.

Tujuan iklan antara lain:
-      Iklan informative
-      Iklan persuasive
-      Iklan pengingat
-      Iklan penguat

B.    Memutuskan Anggaran Iklan
Faktor- factor yang mempengaruhi keputusan anggaran:
-      Tahap dalam siklus hidup produk
-      Pangsa pasar dan basis konsumen
-      dll

C.    Mengembangkan kampanye Iklan
1. Pembentukkan dan Evaluasi Pesan
Pengiklan selalu mencari “ide hebat” yang:
·        Menghubungkan merk dan konsumen secara rasional dan emosional.
·        Membedakan merek dari pesaing dengan tajam.
·        Cukup luas dan fleksibel untuk diterjemahkan ke dalam berbagai media, pasar dan periode tertentu.
2. Pengembangan Kreatif dan Pelaksanaan:
·        Iklan Televisi, dikenal sebagai media palingkuat dan menjangkau spectrum konsumen yang luas.
·        Iklan Media Cetak, dapat memberikan informasi yang rinci dan mengkomunikasikan dengan efektif.
·        Iklan Radio,
3. Masalah Hukum dan Sosial
·        Pengiklan tak boleh membuat pernyataan salah
·        Pengiklan tak boleh membuat iklan
Memiliki beberapa tahap:
A.   Memutuskan Jangkauan, Frekuensi dan Dampak
Pemilihan media adalah roses menemukan media yang paing efektif biaya untuk menghantarkan jumlah dan jenis paparan yang diinginkan kepada pemirsa.

Jumlah paparan terkait:
-      Jangkauan (R)
-      Frekuensi (f)
-      Dampak (i)
-      Total jumlah paparan
-      Jumlah paparan ketimbang (weight numbers of
B.    Memilih jenis media utaa
Variable yang dierhatikan antara lain:
-      Kebiasaan pemirsa media sasaran
-      Karakteristik produk
-      Karakteristik pesan
-      Biaya
Alternatif Opsi Iklan
a.    Iklan tempat, mencakup:
-      Paparan iklan
-      Ruang public, seperti pesawat terbang, arena olahraga, dalam lift kantor dan hotel, dll.
b.    Penempatan produk, yakni dalam film atau acara TV atau dalam bentuk advertorial
c.    Titik pembelian, yakni iklan dalam foto (seperti di kereta belanja, lorong dan rak)
d.    Memutuskan penentuan waktu dan advokasi media
Klarifikasi pola penentuan waktu iklan:
-      Kontinuitas: paparan muncul serta konsisten sepanjang periode tertentu.
-      Konsentrasi: memerlukan pembelanjaan semua uang untuk iklan dalam satu periode.
-      Bersela: memerlukan iklan untuk satu periode, diikuti oleh periode kegiatan iklan kedua.
-      Berdenyut: iklan berkelanjutan dengan titik bobot rendah yang diperkuat secara periodik.
Mengevaluasi Efektivitas Iklan
1.     Riset pengaruh komunikasi
Berusaha menentukan apakah iklan berkomunikasi secara efektif.

Terdapat tiga metode prapengujian utama:
-      Metode umpan balik konsumen
-      Uji portfolio
-      Uji laboraturium

2.    Riset pengaruh penjualan
Dapat dilakukan dengan analisis data historis dan eksperiment.

Promosi Penjualan
Terdiri dari koleksi alat insentif yang dirancang untuk menstimulasi pembelian yang lebih cepat atau lebih besar atas produk atau jasa tertentu oleh konsumen atau perdagangan. Mencakung:
-      Promosi konsumen
-      Promosi dagang
-      Promosi bisnis dan tenaga penjualan
Keputusan Dalam Promosi Penjualan
Mencakup tahapan- tahapan:
a.    Menentukan tujuan
b.    Memilih alat promosi konsumen
c.    Memilih alat promosi dagang
d.    Memilih alat promosi tenaga penjualan dan bisnis
e.    Mengembangankan pasaran
f.    Pengujian awal, pengevaluasian
Acara dan Pengalaman
Tujuan Acara antara lain:
1.     Mengidentifikasi pasar sasaran atau gaya hidup tertentu
2.    Meningkatkan kesadaran perusahaan atau nama produk
3.    Menciptakan atau memperkuat persepsi tentang asosiasi citra merk kunci
4.    Memperkuat citra korporat
5.    Menciptakan pengalaman dan membangkitkan perasaan.
Keputusan Pembelian Sponsor utama
C.    Mengukur kegiatan pembelian sonsor
-      Metode sisi penawaran
-      Metode sisi permintaan
-      Masyarakat (Publik)
-      Hubungan masyarakat (public relation/PR)
-      Departemen Humas, yang melaksanakan 5 Fungsi, yakni: hubungan pers, publisitas produk, komunikasi korporat, melobi, konseling.

Alat utama pemasaran humas antara lain:
a.    Publikasi
b.    Acara
c.    Pemberian sponsor
d.    Berita
e.    Pidato
f.    Kegiatan layanan masyarakat
g.    Media identitas


Periklanan (Advertising) adalah semua bentuk terbayar atas presentasi nonpribadi dan promosi id, barang atau jasa oleh sponsor yang jelas.
Dalam mengembangkanprogram iklan, manajer perusahaan harus selalu mulai dengan mengidentifikasi pasar sasaran dan motif pembeli, lalu menggunakan lima keputusan utama (“lima M”).
LIMA M IKLAN
1.     (Mission) Misi: tujuan penjualan, tujuan iklan
2.    (Money) Uang: faktor-faktor yag harus dipertimbangkan
Tahap- tahap dalam PLC:
-      Promosi pasar dan bisnis konsumen
-      Persaingan dari konsumen
-      Frekuensi iklan
-      Kemampuan penggantian produk
3.    Message (Pesan) : bagaimana proses pembentukkan pesan, evaluasi dan pemulihan pesan, pelaksanaan pesan, review pesan atas tanggung jawab sosial.
4.    Media :
- Jangkauan media, frekuensi, dampak.
- Sarana media khusus
- Penetapan waktu media
- Alokasi media geografis
5.    Measurement: Dampak komunikasi, dampak penjualan.

A.   Menentukan Tujuan
Yakni tugas komunikasi khusus dan tigkat pencapaian yang harus dicapai dengan pemiras tertentu dalam jangka waktu tertentu.

Tujuan iklan antara lain:
-      Iklan informative
-      Iklan persuasive
-      Iklan pengingat
-      Iklan penguat

B.    Memutuskan Anggaran Iklan
Faktor- factor yang mempengaruhi keputusan anggaran:
-      Tahap dalam siklus hidup produk
-      Pangsa pasar dan basis konsumen
-      dll

C.    Mengembangkan kampanye Iklan
1. Pembentukkan dan Evaluasi Pesan
Pengiklan selalu mencari “ide hebat” yang:
·        Menghubungkan merk dan konsumen secara rasional dan emosional.
·        Membedakan merek dari pesaing dengan tajam.
·        Cukup luas dan fleksibel untuk diterjemahkan ke dalam berbagai media, pasar dan periode tertentu.
2. Pengembangan Kreatif dan Pelaksanaan:
·        Iklan Televisi, dikenal sebagai media palingkuat dan menjangkau spectrum konsumen yang luas.
·        Iklan Media Cetak, dapat memberikan informasi yang rinci dan mengkomunikasikan dengan efektif.
·        Iklan Radio,
3. Masalah Hukum dan Sosial
·        Pengiklan tak boleh membuat pernyataan salah
·        Pengiklan tak boleh membuat iklan
Memiliki beberapa tahap:
A.   Memutuskan Jangkauan, Frekuensi dan Dampak
Pemilihan media adalah roses menemukan media yang paing efektif biaya untuk menghantarkan jumlah dan jenis paparan yang diinginkan kepada peirsa.

Jumlah paparan terkait:
-      Jangkauan (R)
-      Frekuensi (f)
-      Dampak (i)
-      Total jumlah paparan
-      Jumlah paparan ketimbang
B.    Memilih jenis media utaa
Variable yang dierhatikan antara lain:
-      Kebiasaan pemirsa media sasaran
-      Karakteristik produk
-      Karakteristik pesan
-      Biaya
Alternatif Opsi Iklan
a.    Iklan tempat, mencakup:
-      Paparan iklan
-      Ruang public, seperti pesawat terbang, arena olahraga, dalam lift kantor dan hotel, dll.
b.    Penempatan produk, yakni dalam film atau acara TV atau dalam bentuk advertorial
c.    Titik pembelian, yakni iklan dalam foto (seperti di kereta belanja, lorong dan rak)
d.    Memutuskan penentuan waktu dan advokasi media
Klarifikasi pola penentuan waktu iklan:
-      Kontinuitas: paparan muncul serta konsisten sepanjang periode tertentu.
-      Konsentrasi: memerlukan pembelanjaan semua uang untuk iklan dalam satu periode.
-      Bersela: memerlukan iklan untuk satu periode, diikuti oleh periode kegiatan iklan kedua.
-      Berdenyut: iklan berkelanjutan dengan titik bobot rendah yang diperkuat secara periodik.
Mengevaluasi Efektivitas Iklan
1.     Riset pengaruh komunikasi
Berusaha menentukan apakah iklan berkomunikasi secara efektif.

Terdapat tiga metode prapengujian utama:
-      Metode umpan balik konsumen
-      Uji portfolio
-      Uji laboraturium

2.    Riset pengaruh penjualan
Dapat dilakukan dengan analisis data historis dan eksperiment.

Promosi Penjualan
Terdiri dari koleksi alat insentif yang dirancang untuk menstimulasi pembelian yang lebih cepat atau lebih besar atas produk atau jasa tertentu oleh konsumen atau perdagangan. Mencakung:
-      Promosi konsumen
-      Promosi dagang
-      Promosi bisnis dan tenaga penjualan
Keputusan Dalam Promosi Penjualan
Mencakup tahapan- tahapan:
a.    Menentukan tujuan
b.    Memilih alat promosi konsumen
c.    Memilih alat promosi dagang
d.    Memilih alat promosi tenaga penjualan dan bisnis
e.    Mengembangankan pasaran
f.    Pengujian awal, pengevaluasian
Acara dan Pengalaman
Tujuan Acara antara lain:
1.     Mengidentifikasi pasar sasaran atau gaya hidup tertentu
2.    Meningkatkan kesadaran perusahaan atau nama produk
3.    Menciptakan atau memperkuat persepsi tentang asosiasi citra merk kunci
4.    Memperkuat citra korporat
5.    Menciptakan pengalaman dan membangkitkan perasaan.
Keputusan Pembelian Sponsor utama
C.    Mengukur kegiatan pembelian sonsor
-      Metode sisi penawaran
-      Metode sisi permintaan
-      Masyarakat (Publik)
-      Hubungan masyarakat (public relation/PR)
-      Departemen Humas, yang melaksanakan 5 Fungsi, yakni: hubungan pers, publisitas produk, komunikasi korporat, melobi, konseling.

Alat utama pemasaran humas antara lain:
a.    Publikasi
b.    Acara
c.    Pemberian sponsor
d.    Berita
e.    Pidato
f.    Kegiatan layanan masyarakat
g.    Media identitas